JUAL PRODUCT – OIL PUMP UNTUK BURNER

  • Next Post
  • Previous Post

JUAL PRODUCT – OIL PUMP UNTUK BURNER

OIL PUMP/POMPA SOLAR BURNER

Kalau maksud Anda “PRODUCT – OIL PUMP untuk burner adalah…”, maka secara umum, oil pump untuk burner adalah pompa yang berfungsi untuk menyalurkan dan mengatur aliran bahan bakar (minyak/solar) ke burner pada boiler atau furnace.

Cara kerja oil pump untuk burner (pompa oli pada sistem pembakar) adalah untuk menghisap, menekan, dan mengalirkan bahan bakar cair (biasanya solar atau heavy oil) ke nozzle burner dengan tekanan tertentu, agar bahan bakar bisa teratomisasi (terpecah menjadi butiran halus) dan terbakar sempurna di ruang bakar.

1. Penghisapan (Suction)

  • Pompa oli (biasanya gear pump atau vane pump) menghisap bahan bakar dari tangki penampung (storage tank).
  • Oli/bahan bakar disedot melalui filter untuk menyaring kotoran atau partikel padat agar tidak merusak pompa dan nozzle.
  • Jalur hisap biasanya bertekanan negatif, jadi penting untuk menjaga agar tidak ada udara masuk (air lock).

2. Penekanan (Pressurizing)

  • Setelah masuk ke pompa, dua gear atau vane berputar dan menekan bahan bakar ke saluran keluaran.
  • Proses ini menimbulkan tekanan tinggi, biasanya antara 7–20 bar untuk burner kecil, dan bisa lebih tinggi untuk burner industri besar.
  • Tekanan ini diperlukan agar bahan bakar bisa diatomisasi oleh nozzle dengan baik.

3. Pengaturan Tekanan (Pressure Regulation)

  • Di dalam pompa terdapat pressure regulating valve (atau relief valve).
  • Katup ini mengatur tekanan sistem agar stabil, sesuai kebutuhan burner.
  • Jika tekanan terlalu tinggi, sebagian bahan bakar dialirkan kembali (return) ke sisi hisap atau ke tangki.

4. Pemanasan (khusus heavy oil)

  • Untuk bahan bakar berat (HFO atau CPO), viskositasnya tinggi, sehingga sebelum masuk pompa biasanya dipanaskan dengan steam atau electric heater.
  • Tujuannya agar bahan bakar lebih encer sehingga mudah dipompa dan diatomisasi.

5. Distribusi ke Nozzle

  • Dari pompa, bahan bakar bertekanan tinggi dialirkan ke nozzle burner.
  • Di nozzle, bahan bakar disemprot menjadi kabut halus (atomized fuel) dan dicampur dengan udara pembakaran.
  • Campuran ini kemudian dibakar, menghasilkan nyala api yang stabil dan efisien.

6. Sistem By-pass

  • Pompa burner biasanya memiliki dua jalur:
    • Satu pipa untuk tekanan ke nozzle.
    • Satu pipa untuk by-pass/return agar kelebihan bahan bakar tidak menumpuk di sistem.
  • Saat burner berhenti, katup solenoid menutup jalur ke nozzle, dan pompa mengalirkan bahan bakar kembali ke tangki melalui jalur return

 

Fungsi utama:

JUAL OIL PUMP-POMPA SOLAR BURNER

  • Menyediakan tekanan yang cukup agar minyak bakar bisa disemprotkan secara merata oleh nozzle burner.
  • Menjaga aliran bahan bakar stabil sesuai kebutuhan pembakaran.

Jenis:

  • Gear pump (pompa roda gigi): Paling umum digunakan untuk burner industri.
  • Vane pump (pompa vane): Kadang digunakan untuk kapasitas lebih kecil atau tekanan tertentu.

Spesifikasi penting:

  • Kapasitas aliran (liter per jam).
  • Tekanan output (bar atau psi) sesuai kebutuhan nozzle.
  • Kompatibilitas dengan jenis minyak (solar, minyak ringan, dll).

 

Kami menyedian Pumpa Solar sbb:

Jika Anda tertarik dengan salah satu produk kami, atau memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi staf penjualan kami sekarang untuk katalog terperinci kami.

Hubungi Kami

CV. RATMAN BEJO

  • Gudang : Blk. D19 Jl. Utama Raya Perum Permata Sepatan No.21, Pisangan Jaya, Kec. Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten 15520

Share the Post

About the Author

Comments

No comment yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Next Post
  • Previous Post