Blower wheel atau kipas burner adalah komponen utama pada sistem pembakaran (burner) yang berfungsi untuk mengalirkan udara ke ruang pembakaran agar proses pembakaran bahan bakar (seperti gas, solar, atau minyak) berlangsung dengan efisien dan sempurna.
Berikut penjelasan lebih detailnya:
Fungsi Blower Wheel / Kipas Burner
- Menyuplai udara pembakaran (combustion air) Udara ini dibutuhkan agar bahan bakar dapat terbakar sempurna dan menghasilkan panas maksimal.
- Mencampur udara dan bahan bakar Udara yang dihembuskan membantu proses pencampuran bahan bakar (gas atau cair) sebelum terbakar.
- Mengatur tekanan dan volume udara Kecepatan putaran blower wheel menentukan seberapa banyak udara yang masuk ke ruang pembakaran.
- Menjaga kestabilan nyala api Dengan suplai udara yang stabil, nyala api menjadi konstan dan efisien.
Prinsip Kerja
- Motor listrik memutar blower wheel (kipas berbentuk roda bersirip).
- Saat berputar, bilah-bilah kipas menghisap udara dari luar dan mendorongnya ke arah ruang pembakaran.
- Udara bercampur dengan bahan bakar di burner head, lalu dibakar menghasilkan nyala api panas.
Jenis-jenis Blower Wheel
- Forward curved (sirip melengkung ke depan) → umum pada burner kecil dan sistem HVAC.
- Backward curved (sirip melengkung ke belakang) → efisien untuk tekanan tinggi.
- Radial blades (sirip lurus) → cocok untuk udara kotor atau aplikasi industri berat.
Hal yang Perlu Diperhatikan
- Kebersihan kipas: debu atau jelaga bisa mengganggu aliran udara.
- Keseimbangan kipas: kipas tidak seimbang bisa menimbulkan getaran dan merusak motor.
- Putaran sesuai spesifikasi: putaran terlalu tinggi atau rendah bisa menyebabkan pembakaran tidak sempurna.


Comments
No comment yet.